RPP Seni Budaya (Seni Tari) SMP Kelas VIII Semester Ganjil Kurikulum 2013

04.26 Add Comment
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah    : SMP ......................
Mata Pelajaran    : Seni Budaya (Seni Tari)
Kelas/semester : VIII/Satu
Alokasi Waktu                 : 6 pertemuan (6X3X 40 menit)


A. KOMPETENSI INTI (KI)
1.    Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2.  Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3.     Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4.     Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah kongkrit (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. KOMPETENSI DASAR (KD)
1.1  Menerima, menanggapi, dan menghargai keragaman dan keunikan karya seni tari daerah sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan
2.1  Menunjukkan sikap menghargai, jujur, disiplin, melalui aktivitas berkesenian
3.1  Memahami keunikan gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan unsur pendukung tari
4.1  Merangkai gerak tari tradisional berdasarkan pola lantai dengan menggunakan unsur pendukung tari

C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Indikator KD 1.1:
1.1.1 Menerima keragaman dan keunikan karya seni tari daerah sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
1.1.2 Menghargai  keragaman dan keunikan karya seni tari daerah sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
Indikator KD 2.1:
2.1.1  Menghargai orang lain dalam setiap aktivitas pembelajaran
2.1.2  Berperilaku Jujur dalam setiap aktivitas pembelajaran
2.1.3  Berperilaku disiplin dalam setiap kegiatan pembelajaran
Indikator KD 3.1:
3.1.1  Mengidentifikasi ciri-ciri gerak tari tradisional daerah setempat
3.1.2. Menjelasakan teknik merangkai gerak tari tradisional
3.1.3. Menjelaskan pengertian pola lantai pada tari tunggal dan tari kelompok
3.1.4. Menjelaskan  teknik membuat pola lantai pada tari kelompok
3.1.5. Menjelaskan teknik menggabungkan musik iringan dan gerak tari
Indikator KD 4.1:
4.1.1  Memperagakan ragam gerak tari tradisional
4.1.2. Merangkai ragam gerak tari tradisional menjadi bentuk baru
4.1.3.  Menggambarkan rancangan pola lantai
4.1.4.  Memperagakan gerak tari sederhana hasil rangkaiannya sendiri dengan pola lantai
4.1.5.  Memperagakan gerak tari sederhana hasil rangkaiannya sendiri dengan pola lantai dan iringan

D. MATERI PEMBELAJARAN
1.  Materi pembelajaran reguler : MERAGAKAN GERAK TARI TRADISIONAL
a.   Komponen-komponen gerak
1) Gerak kepala
2) Gerak tangan dan jari tangan
3) Gerak badan
4) Gerak kaki
b.  Ciri-ciri Gerak tari Tradisional Daerah Setempat
1) Ciri umum
2) Ciri gerak kepala
3) Ciri gerak tangan dan jari tangan
4) Ciri gerak badan
5) Ciri gerak kaki
c.  Pola Lantai Tari Tradisional
1) Pengertian pola lantai pada tari tunggal dan tari kelompok
2) Menggambarkan pola lantai
d.  Teknik merangkai  gerak  tari tradisional dengan pola lantai dan iringan
1) Rangkaian gerak dengan sendi (gerak penghubung)
2) Rangkaian gerak tanpa sendi
e.  Meragakan Gerak Tari Tradisional dengan pola lantai dan iringan
1) Teknik Gerak
2) Intensitas Gerak
3) Hafalan
4) Peragaan gerak tari kelompok dengan pola lantai
5) Peragaan gerak tari kelompok dengan pola lantai dan iringan

2.  Materi pembelajaran remedial: Meragakan Gerak Tari Tradisional
a. Teknik Gerak
b. Intensitas Gerak

3.  Materi pembelajaran pengayaan: Meragakan Gerak Tari Tradisional dengan Pola Lantai
a. Menyusun pola lantai kelompok pada tari tradisional dengan level
b. Meragakan gerak tari kelompok dengan pola lantai dan level


E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama: 3 JP
1. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
Dalam kegiatan pendahuluan guru:
Memimpin peserta didik berdoa bersama dilanjutkan dengan presensi.
Memaparkan fenomena antusiasnya orang asing untuk mempelajari tari-tarian tradisional Indonesia dengan cerita, foto-foto dan komentar-komentar kekaguman orang asing terhadap seni tari tradisional Indonesia.
Memfasilitasi peserta didik mencoba mengenali foto tari-tarian tradisional yang ada pada Buku Siswa halaman 74-76 dan memberikan feedback terhadap jawaban peserta didik.
Memberikan pengantar tentang garis besar cakupan materi, kegiatan yang akan dilakukan, dan teknik penilaian.

2. Kegiatan Inti (90 menit)
Mengamati
Peserta didik dengan difasilitasi oleh guru mengamati dua contoh tayangan video tari tradisional dari daerah setempat
Menanya
Peserta didik didampingi oleh guru mempertanyakan ciri- ciri tari tradisional daerah setempat berdasarkan tayangan video tari tradisional dari daerah setempat.
Mengumpulkan Data/Informasi
Peserta didik membentuk kelompok dengan anggota empat/lima  orang
Peserta didik bersama-sama menggali sumber informasi tambahan di perpustakaan
Mengasosiasi
Peserta didik mendiskusikan ciri-ciri gerak kepala, tangan, kaki, badan, dan ekspresi muka tari daerah setempat yang diamatinya melalui video dan sumber-sumber relevan.
Mengomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas; kelompok lain yang tidak presentasi memberikan tanggapan.

3. Kegiatan Penutup (15 menit)
Peserta didik memperhatikan umpan balik  yang diberikan oleh guru
Guru dan peserta didik  melakukan refleksi bersama
Peserta didik mencatat tugas rumah yaitu memilih salah satu ragam gerak tari tradisional yang disukainya untuk diragakan.
Guru dan peserta didik  mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan do’a bersama.

Pertemuan Kedua :3 JP
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Dalam kegiatan pendahuluan guru:
Memimpin berdoa bersama dilanjutkan dengan presensi.
  Memfasilitasi peserta didik untuk memperagakan ragam gerak yang telah dipilih dan dilatihnya di rumah secara bersama-sama diiringi hitungan guru
  Memberikan penguatan terhadap hasil yang telah dicapai oleh peserta didik.
Menjelaskan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti (95 menit)
Mengamati
Peserta didik memperhatikan penjelasan dan pemodelan guru tentang teknik merangkai gerak tari baik dengan sendi (gerak penghubung) maupun tanpa sendi (gerak penghubung).
Menanya
Peserta didik mempertanyakan teknik merangkai gerak tari hasil tugas rumahnya menjadi karya tari kelompok
Mengumpulkan Data/Informasi
Peserta didik berkelompok sesuai kelompoknya seperti pada pertemuan sebelumnya.
Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi ragam gerak tari yang telah dihasilkannya dan kebutuhan gerak penghubung untuk merangkainya menjadi karya tari kelompok.
Mengasosiasi
Peserta didik secara kelompok merangkai ragam gerak menjadi komposisi gerak tari sederhana
Peserta didik melakukan latihan-latihan bersama dengan hitungan
Mengomunikasikan
Peserta didik menyajikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas; yang tidak maju memberikan tanggapan.

3.  Kegiatan Penutup (15 menit)
Peserta didik memperhatikan umpan balik  yang diberikan oleh guru
Guru dan peserta didik melakukan refleksi bersama
Peserta didik mencatat tugas rumah yaitu mencari informasi tentang konsep pola lantai dalam tari kelompok.
Guru dan peserta didik  mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan do’a bersama.

Pertemuan Ketiga: 3 JP
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Dalam kegiatan pendahuluan guru:
Memimpin berdoa bersama dilanjutkan dengan presensi.
  Meminta peserta didik menyajikan hasil tugas rumahnya di papan apresiasi dan ekspresi.
  Memberikan penguatan terhadap hasil yang telah dicapai oleh peserta didik.
Menjelaskan guru tentang garis besar cakupan materi dan  kegiatan yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti (95 menit)
Mengamati
Peserta didik mengamati foto-foto/gambar pola lantai pada buku/slide/video.
Peserta didik mengamati   contoh penataan pola lantai tari kelompok melalui video pembelajaran
Menanya
Peserta didik mempertanyakan cara membuat pola lantai tari kelompok yang sudah dibuatnya.
Mengumpulkan Data/Informasi
Peserta didik secara kelompok mengumpulkan informasi tentang cara menggambarkan/membuat pola lantai dari berbagai sumber (buku siswa, internet).
Peserta didik memilih/menentukan pola lantai yang bisa diterapkan pada gerak tari yang telah diciptakan bersama
Menalar/mengasosiasi
Peserta didik menyamakan persepsi tentang pengertian dan cara menggambar pola lantai
Peserta didik secara kelompok bekerja sama menggambar  pola lantai pada buku gambar dan memperagakannya.
Mengomunikasikan
Peserta didik menyajikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas.
Peserta didik dari kelompok lain memberi tanggapan, kritik, saran, dan masukan/pujian terhadap sajian kelompok.

3. Kegiatan Penutup (15 menit)
Peserta didik memperhatikan feedback guru tentang penataan pola lantai
Peserta didik dan guru bersama-sama melakukan refleksi terhadap proses dan hasil pembelajaran
Guru memberikan tugas rumah untuk menyempurnakan hasil kerja kelompok peserta didik di rumah.

Pertemuan Keempat: 3 JP
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Dalam kegiatan pendahuluan guru:
Memimpin berdoa bersama dilanjutkan dengan presensi.
  Meminta peserta didik menyajikan hasil tugas rumahnya di depan kelas.
  Memberikan penguatan terhadap hasil yang telah dicapai oleh peserta didik.
Menjelaskan guru tentang garis besar cakupan materi, kegiatan yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti (95 menit)
Mengamati
Peserta didik memperhatian penjelasan dan peragaan guru tentang cara menggabungkan gerak dan iringan
Menanya
Peserta didik mempersoalkan tentang cara menggabungkan antara gerak tari ciptaan kelompoknya dengan iringan musik
Mengumpulkan Data/Informasi
Peserta didik memilih musik iringan tari yang disediakan oleh guru untuk diterapkan
Peserta didik mencoba menerapkan musik  iringan tari pada tarian yang telah dibuatnya.
Mengasosiasi
Peserta didik melakukan latihan-latihan gerak dengan iringan
Peserta didik menyimpulkan/memantapkan hasil latihan-latihan gerak dengan iringan menjadi konsep karya tarian

3. Kegiatan Penutup (15 menit)
Peserta didik memperhatikan feedback guru
Guru dan peserta didik bersama-sama melakukan refleksi terhadap proses dan hasil pembelajaran
Guru memberikan tugas rumah untuk menyempurnakan hasil kerja kelompok peserta didik di rumah.

Pertemuan Kelima: 3 JP
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Dalam kegiatan pendahuluan guru:
Memimpin peserta didik berdoa bersama dilanjutkan dengan presensi.
  Menanyakan kemajuan belajar peserta didik
  Memberikan penguatan terhadap hasil yang telah dicapai oleh peserta didik.
Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti (95 menit)
Mengasosiasi
Peserta didik melakukan latihan-latihan untuk menyempurnakan penampilan kelompok.

3. Kegiatan Penutup
Guru memberikan feedback dan penguatan terhadap hasil penampilan peserta didik
Guru dan peserta didik  bersama-sama melakukan refleksi proses dan hasil pembelajaran
Guru menutup pembelajaran

Pertemuan Keenam: 3 JP
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Dalam kegiatan pendahuluan guru:
Memimpin peserta didik berdoa bersama dilanjutkan dengan presensi.
  Menanyakan kesiapan belajar peserta didik
  Memberikan penguatan terhadap hasil yang telah dicapai oleh peserta didik.
Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti (95 menit)
Mengomunikasikan
Peserta didik menyajikan tarian hasil kreasinya di depan kelas secara bergantian

3. Kegiatan Penutup
Guru memberikan feedback dan penguatan terhadap hasil penampilan peserta didik
Guru dan peserta didik  bersama-sama melakukan refleksi proses dan hasil pembelajaran
Peserta didik dan guru membuat catatan keberhasilan dan kekurangan untuk modal program layanan remedial atau pengayaan/pendalaman.
Guru menutup pembelajaran


E. PENILAIAN
1. Kompetensi Sikap
a. Kompetensi Sikap Spiritual
1) Teknik Penilaian : observasi
2) Bentuk Instrumen : Lembar Observasi
3) Instrumen : lihat Lampiran 1

b. Kompetensi Sikap Sosial
1) Teknik penilaian : observasi
2) Bentuk instrumen : lembar observasi
3) Instrumen : lihat Lampiran 2 dan Lampiran 3

2. Kompetensi Pengetahuan
1) Teknik Penilaian : Tes tertulis
2) Bentuk instrument : 1. Tes Uraian, 2. Tes Pilihan Ganda
3) Instrumen : lihat Lampiran 4

3. Kompetensi Keterampilan
1) Teknik Penilaian : Tes Praktik dan Penilaian Produk Tari
2) Bentuk Instrumen : Lembar Pengamatan Penampilan
3) Instrumen : lihat Lampiran 5

4. Penilaian Remidi
1) Teknik Penilaian : Tes Praktik
2) Bentuk Instrumen : Lembar Pengamatan Penampilan
3) Instrumen : lihat Lampiran 5

5. Penilaian Pengayaan
1) Teknik Penilaian : Tes Praktik
2) Bentuk Instrumen : Lembar Pengamatan Penampilan
3) Instrumen : lihat Lampiran 5


F. MEDIA, ALAT,BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR
1. Media/Alat : Video tari, foto-foto tari tradisional, gambar pola lantai, papan apresiasi dan ekspresi, LCD, Laptop
2. Bahan : -
3. Sumber Belajar :
a. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Seni Budaya. Buku Siswa. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan halaman 73-93
b. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Seni Budaya. Buku Guru. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan halaman 82-121
c.    Kusnadi. 2009. Penunjang Pembelajaran Seni tari untuk SMP/MTs. Surakarta: PT Tiga Serangkai

RPP Seni Budaya (Seni Rupa) SMP Kelas VIII Semester Ganjil Kurikulum 2013

04.23 Add Comment
RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN


Sekolah                              : SMP …
Matapelajaran                      : Seni Budaya( Seni Rupa)
Kelas/Semester              : VIII/ Satu
Alokasi Waktu                 : 4 Pertemuan  ( 12 JP )

A. Kompetensi Inti (KI)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba ,mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,  merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah  dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang

B. Kompetensi Dasar (KD)
1.1. Menerima, menanggapi dan menghargai keragaman dan keunikan karya seni rupa daerah sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugrah Tuhan
2.1 Menunjukan sikap menghargai, jujur, disiplin,melalui aktifitas berkesenian
2.2 Menunjukkan sikap bertanggung jawab, peduli, santun terhadap karya seni rupa dan pembuatnya
3.1 Memahami konsep dan prosedur menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik
4.1 Menggambar model pada berbagai bahan dan beragam teknik

C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.1.1 Menghargai keindahan karya gambar model sebagai anugerah Tuhan
1.1.2 Menghargai kemampuan berkreasi menggambar model sebagai anugerah Tuhan
2.1.1 Menghargai gambar model hasil kreasi orang lain
2.1.2 Berdisiplin dalam berkreasi menggambar model
2.2.1 Bertanggung jawab dalam berkreasi menggambar model
3.1.1 Mengidentifikasi unsur-unsur gambar model
3.1.2 Menjelaskan prinsip-prinsip menggambar model
3.1.3 Mendeskripsikan prosedur berkarya gambar model
3.1.4 Menjelaskan berbagai bahan dan teknik dalam menggambar model
4.1.1 Menggambar model dengan objek alam benda, flora, dan fauna dengan berbagai media dan teknik

D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler
a. Konsep dan prosedur menggambar model:
1) Pengertian menggambar model : kegiatan menggambar dengan menggunakan model (benda nyata) sebagai objek gambarnya
2) Objek gambar model : tumbuh-tumbuhan, manusia, binatang, dan alam benda
3) Unsur-unsur : garis, bentuk, warna, dan tekstur
4) Prinsip-prinsip gambar model : Proporsi, keseimbangan, keselarasan, dan kesatuan
b. Alat dan bahan menggambar model:
c. pensil, penghapus, kertas, dan cat air.
d. Prosedur Menggambar Model:
1) Memilih objek gambar model
2) Membuat sketsa dengan pensil
3) Menyelesaikan gambar dengan bahan dan teknik kering dan teknik basah
2. Materi Pembelajaran Pengayaan
a. Apresiasi gambar model dengan cat minyak dan akrilik
b. Proses menggambar alam benda, flora,dan fauna dengan teknik cat minyak atau akrilik.
c. Tugas menggambar alam benda, flora,dan fauna dengan teknik cat minyak atau akrilik.
3. Materi Pembelajaran Remedial
a. Review materi pembelajaran reguler
b. Tugas menggambar alam benda, flora,dan fauna dengan teknik cat minyak atau akrilik.
E. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama  : 3 JP
a. Kegiatan Pendahuluan  (15 menit)
Dalam kegiatan pendahuluan guru :
1) memimpin peserta didik berdoa dilanjutkan dengan   mempersiapkan  buku siswa dan buku catatan untuk mengikuti pelajaran.
2) menunjukkan beberapa contoh karya gambar model untuk diamati dan ditanggapi peserta didik.
3) menjelaskan manfaat kompetensi menggambar model dalam kehidupan sehari-hari.
4) Menyampaikan  kompetensi yang akan dicapai, cakupan materi, dan kegiatan belajar yang akan dilakukan.
5) menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.

b. Kegiatan inti (95 menit)
Pada kegiatan inti peserta didik didampingi guru melakukan langkah-langkah:
1) Mengamati:
a) mengamati contoh-contoh gambar model dengan objek alam benda, tumbuh-tumbuhan, manusia, dan binatang dalam berbagai bahan dan teknik.
b) membaca secara sekilas uraian tentang menggambar model di Buku Siswa.
2) Menanya:
Mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang konsep dan prosedur menggambar model, yaitu pengertian, unsur-unsur, kaidah-kaidah (prinsip-prinsip), bahan dan teknik, dan prosedur menggambar model.
3) Mencoba/mengumpulkan data/informasi:
membaca secara cermat Buku Siswa dan sumber-sumber yang lain, mengamati tayangan video, serta berdiskusi kelompok untuk memahami pengetahuan tentang keunikan, media (bahan dan alat), dan proses menggambar model.
4) Mengasosiasi/menganalisis data/informasi:
menggunakan data yang diperoleh melalui pengamatan contoh gambar model, membaca buku dan sumber lain, mangamati tayangan video, serta diskusi kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang menggambar model.
5) Mengkomunikasikan:
mempresentasikan jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tentang konsep dan prosedur menggambar model oleh masing-masing kelompok dalam diskusi kelas.
c. Kegiatan Penutup (10 menit)
Pada kegiatan penutup guru :
1) bersama-sama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang menggambar model.
2) memberikan beberapa pertanyaan secara lisan tentang konsep dan prosedur menggambar model secara umum kepada peserta didik.
3) bersama-sama peserta didik melakukan refleksi tentang proses dan hasil pembelajaran yang telah dicapai.
4) memberikan tugas peserta didi  untuk menyiapkan bahan dan alat gambar yang akan digunakan untuk praktik menggambar model dengan cat air pada pertemuan kedua.
5) membimbing peserta didik untuk berdoa dan mengucapkan salam penutup.
2. Pertemuan Kedua (3 Jam Pelajaran)
a. Pendahuluan  (10 menit )
Pada kegiatan pendahuluan guru :
1) memimpin peserta didik berdoa dilanjutkan dengan mempersiapkan buku siswa, alat, dan bahan untuk mengikuti pelajaran.
2) menayangkan video tentang prosedur dan teknik menggambar alam benda dengan media pastel untuk diamati dan ditanggapi oleh peserta didik.
3) menjelaskan manfaat kompetensi menggambar alam benda dalam kehidupan sehari-hari.
4) menyampaikan kompetensi yang akan dicapai, cakupan materi, dan kegiatan belajar yang akan dilakukan.
5) menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.
b. Kegiatan inti (100 menit)
Pada kegiatan inti peserta didik:
1) Mencipta:
Melaksanakan langkah-langkah menggambar alam benda, yaitu membuat sketsa dan menyelesaikannya dengan teknik kering (pensil warna).
2) Mengomunikasikan:
mempresentasikan hasil karya gambar alam benda di kelas untuk diapresiasi oleh peserta didik lainnya.
c. Penutup (10 menit)
Pada kegiatan penutup guru:
1) bersama peserta didik menyimpulkan prosedur dan teknik menggambar alam benda dengan teknik kering (pensil warna).
2) memberikan beberapa pertanyaan lisan kepada peserta didik tentang prosedur dan teknik menggambar alam benda dengan pensil warna.
3) bersama-sama dengan peserta didik melakukan refleksi tentang proses dan hasil pembelajaran yang telah dicapai.
4) memberikan tugas rumah kepada peserta didik untuk menggambar alam benda dengan pensil warna sebagai pengayaan dan pembelajaran remedial.
5) memberikan informasi kepada peserta didik tentang kegiatan pembelajaran berikutnya.
6) membimbing peserta didik untuk berdoa dan mengucapkan salam penutup.
3. Pertemuan Ketiga (3 Jam Pelajaran)
a. Pendahuluan  (10 menit )
Pada kegiatan pendahuluan guru:
1) memimpin peserta didik berdoa dilanjutkan dengan mempersiapkan buku siswa, alat, dan bahan untuk mengikuti pelajaran.
2) menayangkan video tentang prosedur dan teknik menggambar flora dengan media pastel untuk diamati dan ditanggapi oleh peserta didik.
3) menjelaskan manfaat kompetensi menggambar flora dalam kehidupan sehari-hari.
4) menyampaikan kompetensi yang akan dicapai, cakupan materi, dan kegiatan belajar yang akan dilakukan.
5) menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan inti (100 menit)
Pada kegiatan inti peserta didik didampingi guru :
1) Mencipta:
Melaksanakan langkah-langkah menggambar flora, yaitu membuat sketsa dan menyelesaikannya dengan teknik basah (cat air).
2) Mengomunikasikan:
mempresentasikan hasil gambar model di kelas untuk diapresiasi oleh peserta didik lainnya.
c. Penutup (10 menit)
Pada kegiatan penutup guru:
1) bersama peserta didik menyimpulkan prosedur dan teknik menggambar flora dengan cat air.
2) memberikan beberapa pertanyaan lisan kepada peserta didik tentang prosedur dan teknik menggambar flora dengan cat air.
3) bersama-sama dengan peserta didik melakukan refleksi tentang proses dan hasil pembelajaran yang telah dicapai.
4) memberikan tugas rumah kepada peserta didik untuk menggambar flora dengan cat air sebagai pengayaan dan pembelajaran remedial.
5) mencatat informasi guru tentang kegiatan pembelajaran berikutnya.
6) membimbing peserta didik untuk berdoa dan mengucapkan salam penutup.

4. Pertemuan Keempat
a. Pendahuluan  (10 menit )
Pada kegiatan pendahuluan guru:
1) memimpin peserta didik berdoa dilanjutkan dengan mempersiapkan buku siswa, alat, dan bahan untuk mengikuti pelajaran.
2) menayangkan video tentang prosedur dan teknik menggambar fauna dengan media pastel untuk diamati dan ditanggapi oleh peserta didik.
3) menjelaskan manfaat kompetensi menggambar fauna dalam kehidupan sehari-hari.
4) menyampaikan kompetensi yang akan dicapai, cakupan materi, dan kegiatan belajar yang akan dilakukan.
5) menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.
b. Kegiatan inti (100 menit)
Pada kegiatan inti peserta didik:
1) Mencipta:
Melaksanakan langkah-langkah menggambar fauna, yaitu membuat sketsa dan menyelesaikannya dengan teknik kering (pastel).
2) Mengomunikasikan:
mempresentasikan hasil karya gambar fauna di kelas untuk diapresiasi oleh peserta didik lainnya.

c. Penutup (10 menit)
Pada kegiatan penutup, guru bersama peserta didik:
1) menyimpulkan prosedur dan teknik menggambar fauna dengan teknik kering (pastel).
2) melakukan refleksi tentang proses dan hasil pembelajaran yang telah dicapai.
3) memberikan tugas rumah kepada peserta didik untuk menggambar fauna dengan teknik pastel sebagai pengayaan dan pembelajaran remedial.
4) mencatat informasi guru tentang kegiatan pembelajaran berikutnya.
5) membimbing peserta didik untuk berdoa dan mengucapkan salam penutup.
F. Penilaian,Pembelajaran,Remidial, dan Pembelajaran
1. Penilaian
a. Kompetensi Sikap
1) Teknik Penilaian : observasi
2) Instrumen : lembar observasi (Lampiran 1)

b. Kompetensi Pengetahuan
1) Teknik Penilaian : tes tertulis
2) Instrumen : tes uraian (Lampiran 2)
c. Kompetensi Keterampilan
3) Teknik Penilaian : praktik
4) Instrumen : lembar tugas (Lampiran 3)

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
Pembelajaran remedial dan pengayaan dilakukan dengan pekerjaan rumah menggambar model dengan objek lain yang sejenis dan teknik yang sama secara mandiri.


G. Media,Alat,Bahan,dan Sumber Pembelajaran
1. Media :
a. gambar-gambar contoh gambar model
b. video tentang prosedur dan teknik menggambar model dengan teknik kering dan teknik basah
c. objek tumbuh-tumbuhan untuk di gambar
2. Alat :
pensil, penghapus, cat air, dan kuas.

3. Sumber Belajar:
a. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Buku Guru Seni Budaya untuk SMP/Mts Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Hal. ...).
b. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Seni Budaya untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Hal1 s/d 17)








RPP Seni Budaya SMP Kelas VIII Semester Ganjil Kurikulum 2013

04.21 Add Comment
Berikut ini adalah RPP Seni Budaya untuk SMP Kelas VIII Semester Ganjil  kurikulum 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                 :  SMP …
Mata Pelajaran :  Seni Budaya (Seni Musik )
Kelas/ Semester :  VIII/Satu
Alokasi Waktu :  7 Pertemuan (21 JP)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar
1.1. Menerima, menanggapi dan menghargai keragaman dan keunikan musik daerah sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan
2.1. Menunjukkan sikap menghargai, jujur, disiplin, melalui aktivitas berkesenian
2.2.    Menunjukkan sikap bertanggung jawab, peduli, santun terhadap karya musik, dan penciptanya serta arangernya
3.3.    Memahami teknik dan gaya bermain musik tradisional secara perorangan atau kelompok
4.3.    Memainkan instrumen musik tradisional secara perorangan atau kelompok

C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.1.1. Bersyukur atas keanekaragaman dan keunikan musik tradisional di Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
2.1.1 Menghargai  aktivitas berkesenian.
2.1.2 Jujur dalam melakukan aktivitas berkesenian.
2.1.3 Disiplin dalam melakukan aktivitas berkesenian musik.
2.2.1 Bertanggungjawab terhadap karya musik  dan kelompok masyarakat  sebagai penciptanya serta arrangernya.
2.2.2 Peduli terhadap karya musik dan kelompok masyarakat  sebagai penciptanya serta arrangernya
2.2.3 Santun terhadap karya musik dan kelompok masyarakat  sebagai penciptanya serta arrangernya
3.3.1. Mengidentifikasi jenis alat musik tradisional daerah setempat
3.3.2 Mendeskripsikan  teknik dasar memainkan  alat musik tradisional idiophone,aerophone, chordophone, dan membranophone  secara  kelompok
4.3.1.  Memainkan alat musik tradisional idiophone,aerophone, chordophone, dan membranophone  daerah setempat dengan teknik yang baik dan benar secara kelompok
4.3.2. Memainkan  alat musik tradisional idiophone, aerophone, chordophone, dan membranophone  daerah setempat secara kelompok untuk mengiringi lagu tradisional daerah setempat

D. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran  Reguler

1) Jenis-jenis Alat Musik Tradisional Indonesia
a) Macam-macam alat musik tradisional Indonesia (misalnya tifa, sasando, sampek, siter, kendhang, dan lain-lain)
b) Pembagian jenis alat musik tradisional berdasarkan bentuknya:
bentuk tabung: contoh angklung, calung dan suling,
bentuk pencon: contoh kenong, gong,dan bonang
bentuk bilah-bilah: contoh saron, gender, dan gambang
c) Pembagian jenis alat musik tradisional berdasarkan fungsinya:
Berfungsi sebagai ritmis: contoh kendang, rebana, dan tifa
Berfungsi sebagai melodi:  contoh saron, suling, dan slenthem, rebab
Berfungsi sebagai harmoni:  contoh sasando, sampek dan gender, bonang
d) Pembagian jenis alat musik tradisional berdasarkan sumber bunyinya:
idiophone,contoh saron,kenong dan gong
aerophone, contoh suling, dan  saluang, serunai
chordophone, contoh siter, kecapi dan rebab
membranophone, contoh kendhang, rebana dan tifa

2) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional idiophone, aerophone, chordophone, dan membranophone
a) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional idiophone
Dipukul dengan alat tertentu:gamelan
Dipukulkan: geprak (biasa dipakai untuk menghalau burung di sawah)
Saling dipukulkan: kecir
Digoncang: angklung
b) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional aerophone
Ditiup: suling, saluang, serunai
c) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional chordophone
Dipetik: siter, sampek, sasando.
Digesek: rebab
d) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional membranophone
Dipukul dengan alat tertentu: kendang dipukul dengan tangan, bedug dipukul dengan kayu pemukul.

2. Materi Pembelajaran  Pengayaan

1)   Memainkan alat musik tradisional idiophone dan aerophone
a) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional idiophone
Dipukul dengan alat tertentu
Dipukulkan
Saling pukul
Digoncang
b) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional aerophone
Ditiup

2)   Memainkan alat musik tradisional chordophone
dan membranophone

a) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional chordophone
Dipetik
Digesek
b) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional membranophone
Dipukul dengan alat tertentu

3. Materi Pembelajaran  Remedial

a. Jenis-jenis Alat Musik Tradisional Indonesia
     Pembagian jenis alat musik tradisional berdasarkan sumber bunyinya:
idiophone,contoh saron,kenong dan gong
aerophone, contoh suling, korno dan  saluang
chordophone, contoh siter, kecapi dan rebab
membranophone, contoh kendang, rebana dan tifa

b. Teknik dasar memainkan alat musik tradisional idiophone, aerophone, chordophone, dan membranophone
1) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional idiophone
Dipukul dengan alat tertentu
Dipukulkan
Saling pukul
Digoncang
2) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional aerophone
Ditiup
3) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional chordophone
Dipetik
Digesek
4) Teknik dasar memainkan alat musik tradisional membranophone
Dipukul dengan alat tertentu


E. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama: 3 JP

a. Kegiatan Pendahuluan  (10 menit )
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
1) memimpin berdoa bersama dan dilanjutkan presensi.
2) meminta peserta didik mempersiapkan buku catatan,buku siswa, dan alat musik untuk mengikuti pelajaran dengan menyenangkan.
3) mengecek penguasaan kompetensi peserta didik yang sudah dipelajari sebelumnya,yaitu tentang menyanyikan lagu daerah secara unisono dengan cara menyanyikan kembali lagu-lagu daerah secara bersama-sama.
4) menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan menunjukkan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
5) menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan belajar yang akan dilakukan
6) menyampaikan lingkup penilaian dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (95 menit)
1) Mengamati
a) Peserta didik menyaksikan video pembelajaran tentang bermain alat musik tradisional secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar.
b) Peserta didik menyaksikan pemodelan guru yang memainkan alat musik tradisioanal dengan teknik dasar yang baik dan benar.

2) Menanya
Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan macam-macam alat musik tradisional Indonesia, jenis-jenis alat musik tradisional berdasarkan bentuk, fungsi dan sumber bunyi serta teknik bermain alat musik tradisional secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar,  misalnya: Apa saja alat musik tradisional yang dimainkan dengan dipetik, ditiup, dipukul? Bagaimana teknik yang baik dan benar dalam memainkan alat musik tradisional tersebut?

3) Mengumpulkan Informasi/Data/Mencoba
Peserta didik membaca Buku Siswa halaman:56-71 tentang teknik bermain musik tradisional dan sumber-sumber yang lain untuk menemukan macam-macam alat musik tradisional Indonesia, jenis-jenis alat musik tradisional berdasarkan bentuk, fungsi dan sumber bunyinya serta menemukan teknik dasar memainkan alat musik tradisional yang baik dan benar.

4) Menalar/Mengasosiasi
1` Peserta didik menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dirumuskan tentang macam-macam alat musik tradisional Indonesia, jenis-jenis alat musik tradisional berdasarkan bentuk, fungsi dan sumber bunyinya serta menemukan teknik dasar memainkan alat musik tradisional yang baik dan benar dengan menggunakan informasi/data yang diperoleh secara kelompok.
2. Peserta didik merumuskan kesimpulan secara kelompok.

c. Mengomunikasikan
1. Peserta didik mempresentasikan jawaban/kesimpulan yang telah dibuat secara kelompok.
2. Peserta didik menerima umpan balik dari guru dan/atau teman sekelas.

d. Kegiatan Penutup (15 menit)
1) Peserta didik (dengan atau tanpa bantuan guru):
(a) membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
(b) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan
(c) menerima umpan balik keterlibatannya dalam proses dan hasil pembelajaran.
2) Peserta didik:
(a) mengikuti penilaian;
(b) mengkuti pembelajaran remedi atau program pengayaan atau memperoleh 
     layanan konseling dan/atau mengerjakan tugas baik tugas individual maupun
     kelompok sesuai dengan hasil belajar masing-masing; dan
(c) mencatat kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
3) Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam .

2. Pertemuan Kedua :3 JP

a. Kegiatan Pendahuluan  (10 menit )
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
1. memimpin berdoa bersama dan dilanjutkan presensi.
2. meminta peserta didik mempersiapkan buku catatan,buku siswa, dan alat musik untuk mengikuti pelajaran dengan menyenangkan.
3. mengecek penguasaan kompetensi peserta didik yang sudah dipelajari sebelumnya,yaitu tentang jenis-jenis alat musik tradisi dan teknik dasar memainkan alat musik tradisional dengan cara tanya jawab.
4. menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan menunjukkan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti (95 menit)
1) Mengamati
a) Peserta didik menyaksikan video interaktif tentang teknik bermain alat musik tradisional idiophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar.
b) Peserta didik menyaksikan pemodelan guru yang memainkan alat musik tradisioanal idiophone dengan teknik dasar yang baik dan benar.

2) Menanya
Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait teknik bermain alat musik tradisional idiophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar,  misalnya: Ada berapa teknik dalam memainkan alat musik idiophone? Bagaimana memainkan alat musik idiophone dengan teknik dasar yang baik dan benar?

3) Mengumpulkan Informasi/Data/ Mencoba (Experimenting)
Peserta didik mencoba memainkan alat musik tradisional idiophone dengan teknik yang benar

4) Mengasosiasi
Peserta didik berlatih memainkan alat musik tradisional idiophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok .

5) Mengomunikasikan
Peserta didik menampilkan permainan alat musik tradisional idiophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok di depan kelas dan kelompok lain menanggapi .

c. Kegiatan Penutup (15 menit)
1. Peserta didik (dengan atau tanpa bantuan guru):
(a) membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
(b) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan
(c) menerima umpan balik keterlibatannya dalam proses dan hasil pembelajaran.
2. Peserta didik:
(a) mengikuti penilaian;
(b) mengkuti pembelajaran remedi atau program pengayaan atau memperoleh 
     layanan konseling dan/atau mengerjakan tugas baik tugas individual maupun
     kelompok sesuai dengan hasil belajar masing-masing; dan
(c) mencatat kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
3. Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam.

3. Pertemuan Ketiga: 3 JP

a. Kegiatan Pendahuluan  (10 menit )
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
1. memimpin berdoa bersama dan dilanjutkan presensi.
2. meminta peserta didik mempersiapkan buku catatan,buku siswa, dan alat musik untuk mengikuti pelajaran dengan menyenangkan.
3. mengecek penguasaan kompetensi peserta didik yang sudah dipelajari sebelumnya,yaitu tentang teknik dasar memainkan alat musik  tradisional idiophone dengan cara meminta peserta didik memainkan  alat musik tradisional tersebut secara perorangan atau bersama-sama
4. menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan menunjukkan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti (95 menit)
1) Mengamati
a) Peserta didik menyaksikan video pembelajaran tentang teknik bermain alat musik tradisional aerophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar.
b) Peserta didik menyaksikan pemodelan guru yang memainkan alat musik tradisioanal aerophone dengan teknik dasar yang baik dan benar.

2) Menanya
Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait teknik bermain alat musik tradisional aerophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar,  misalnya: Ada berapa teknik dalam memainkan alat musik aerophone? Bagaimana teknik memainkan alat musik aerophone dengan teknik dasar yang baik dan benar?

3) Mengumpulkan Informasi
Peserta didik mencoba memainkan alat musik tradisional aerophone  dengan teknik yang benar

4) Mengasosiasi
Peserta didik berlatih memainkan alat musik tradisional aerophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok .

5) Mengomunikasikan
Peserta didik menampilkan permainan alat musik tradisional aerophone  dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok di depan kelas dan kelompok lain menanggapi .
 
c. Kegiatan Penutup (15 menit)
1. Peserta didik (dengan atau tanpa bantuan guru):
(a) membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
(b) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan
(c) menerima umpan balik keterlibatannya dalam proses dan hasil pembelajaran.
2. Peserta didik:
(a) mengikuti penilaian;
(b) mengkuti pembelajaran remedi atau program pengayaan atau memperoleh 
     layanan konseling dan/atau mengerjakan tugas baik tugas individual maupun
     kelompok sesuai dengan hasil belajar masing-masing; dan
(c) mencatat kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
3. Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam.

4. Pertemuan Keempat: 3 JP

a. Kegiatan Pendahuluan  (10 menit )
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
1. memimpin berdoa bersama dan dilanjutkan presensi.
2. meminta peserta didik mempersiapkan buku catatan,buku siswa, dan alat musik untuk mengikuti pelajaran dengan menyenangkan.
3. mengecek penguasaan kompetensi peserta didik yang sudah dipelajari sebelumnya,yaitu tentang teknik dasar memainkan alat musik  tradisional aerophone dengan cara meminta peserta didik memainkan  alat musik tradisional tersebut secara perorangan atau bersama-sama.
4. menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan menunjukkan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti (95 menit)
1) Mengamati
a) Peserta didik menyaksikan video interaktif tentang teknik bermain alat musik tradisional chordophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar.
b) Peserta didik menyaksikan pemodelan guru yang memainkan alat musik tradisioanal chordophone dengan teknik dasar yang baik dan benar.

2) Menanya
Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait teknik bermain alat musik tradisional chordophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar,  misalnya: Ada berapa teknik dalam memainkan alat musik chordophone ? Bagaimana teknik memainkan alat musik chordophone dengan teknik dasar yang baik dan benar?

3) Mengumpulkan Informasi
Perserta didik mencoba memainkan alat musik tradsional chordophone dengan teknik dasar yang benar

4) Mengasosiasi
Peserta didik berlatih memainkan alat musik tradisional chordophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok .


5) Mengomunikasikan
Peserta didik menampilkan permainan alat musik tradisional chordophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok di depan kelas dan kelompok lain menanggapi .
 
c. Kegiatan Penutup (15 menit)
1. Peserta didik (dengan atau tanpa bantuan guru):
(a) membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
(b) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan
(c) menerima umpan balik keterlibatannya dalam proses dan hasil pembelajaran.

2. Peserta didik:
(a) mengikuti penilaian;
(b) mengkuti pembelajaran remedi atau program pengayaan atau memperoleh 
     layanan konseling dan/atau mengerjakan tugas baik tugas individual maupun
     kelompok sesuai dengan hasil belajar masing-masing; dan
(c) mencatat kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
3. Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam.

5. Pertemuan Kelima: 3 JP

a. Kegiatan Pendahuluan  (10 menit )
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
1. memimpin berdoa bersama dan dilanjutkan presensi.
2. meminta peserta didik mempersiapkan buku catatan,buku siswa, dan alat musik untuk mengikuti pelajaran dengan menyenangkan.
3. mengecek penguasaan kompetensi peserta didik yang sudah dipelajari sebelumnya,yaitu tentang teknik dasar memainkan alat musik  tradisional chordophone dengan cara meminta peserta didik memainkan  alat musik tradisional tersebut secara perorangan atau bersama-sama .
4. menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan menunjukkan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti (95 menit)
1) Mengamati
a) Peserta didik menyaksikan video interaktif tentang teknik bermain alat musik tradisional membranophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar.
b) Peserta didik menyaksikan pemodelan guru yang memainkan alat musik tradisioanal membranophone dengan teknik dasar yang baik dan benar.

2) Menanya
Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait teknik bermain alat musik tradisional membranophone secara kelompok dengan teknik dasar yang baik dan benar,  misalnya: Ada berapa teknik dalam memainkan alat musik membranophone? Bagaimana teknik memainkan alat musik membranophone dengan teknik yang baik dan benar?

3) Mengumpulkan Informasi
Peserta didik mencoba memainkan alat musik tradsional membranophone dengan teknik dasar yang benar

4) Mengasosiasi
Peserta didik berlatih memainkan alat musik tradisional membranophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok .

5) Mengomunikasikan
Peserta didik menampilkan permainan alat musik tradisional membranophone  dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok di depan kelas dan kelompok lain menanggapi .

c. Kegiatan Penutup (15 menit)
1. Peserta didik (dengan atau tanpa bantuan guru):
(a) membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
(b) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan
(c) menerima umpan balik keterlibatannya dalam proses dan hasil pembelajaran.
2. Peserta didik:
(a) mengikuti penilaian;
(b) mengkuti pembelajaran remedi atau program pengayaan atau memperoleh 
     layanan konseling dan/atau mengerjakan tugas baik tugas individual maupun
     kelompok sesuai dengan hasil belajar masing-masing; dan
(c) mencatat kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
3. Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam.


6. Pertemuan Keenam: 3 JP

a. Kegiatan Pendahuluan  (10 menit )
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
1. memimpin berdoa bersama dan dilanjutkan presensi.
2. meminta peserta didik mempersiapkan buku catatan,buku siswa, dan alat musik untuk mengikuti pelajaran dengan menyenangkan.
3. mengecek penguasaan kompetensi peserta didik yang sudah dipelajari sebelumnya,yaitu tentang teknik dasar memainkan alat musik  tradisional membranophone dengan cara meminta peserta didik memainkan  alat musik tradisional tersebut secara perorangan atau bersama-sama .
4. menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan menunjukkan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kegiatan Inti (95 menit)
1) Mengamati
Peserta didik menyaksikan video tentang teknik bermain alat musik tradisional idiophone, aerophone, chordophone dan membranophone dengan teknik dasar yang baik dan benar untuk mengiringi  lagu tradisional daerah setempat.

2) Menanya
Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait teknik memainkan alat musik tradisional idiophone, aerophone, chordophone dan membranophone untuk mengiringi lagu tradsional secara kelompok.



3) Mengumpulkan Informasi
Peserta didik mencoba memainkan alat musik tradisional idiophone, aerophone, chordophone dan membranophone untuk mengiringi lagu tradsional daerah setempat secara kelompok.

4) Mengasosiasi
Peserta didik berlatih memainkan alat musik tradisional idiophone, aerophone, chordophone dan membranophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok untuk mengiringi sebuah lagu tradisional daerah setempat.

c. Kegiatan Penutup (15 menit)
1. Peserta didik (dengan atau tanpa bantuan guru):
(a) membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
(b) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan
(c) menerima umpan balik keterlibatannya dalam proses dan hasil pembelajaran.
2. Peserta didik:
mencatat kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
3. Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam.


7. Pertemuan Ketujuh: 3 JP

a. Kegiatan Pendahuluan  (10 menit )
Dalam kegiatan pendahuluan, guru:
1. memimpin berdoa bersama dan dilanjutkan presensi.
2. meminta peserta didik mempersiapkan buku catatan,buku siswa, dan alat musik untuk mengikuti pelajaran dengan menyenangkan.
3. mengecek penguasaan kompetensi peserta didik yang sudah dipelajari sebelumnya,yaitu tentang teknik dasar memainkan alat musik  tradisional idiophone, aerophone, chordophone dan mebranophone dengan cara meminta peserta didik memainkan  alat musik tradisional tersebut secara bersama-sama.
4. menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan menunjukkan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

2) Kegiatan Inti (80 menit)
5) Mengomunikasikan
Peserta didik menampilkan sebuah lagu dengan iringan permainan alat musik tradisional idiophone, aerophone,  chordophone dan membranophone  dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok di depan kelas dan kelompok lain menanggapi .

3) Kegiatan Penutup (30 menit)
1. Peserta didik (dengan atau tanpa bantuan guru):
(a) membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
(b) melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan
(c) menerima umpan balik keterlibatannya dalam proses dan hasil pembelajaran.
2. Peserta didik:
(a) mengikuti penilaian;
(b) mengkuti pembelajaran remedi atau program pengayaan atau memperoleh 
     layanan konseling dan/atau mengerjakan tugas baik tugas individual maupun
     kelompok sesuai dengan hasil belajar masing-masing; dan
(c) mencatat kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
3. Peserta didik berdoa dan mengucapkan salam.



F. Penilaian, Pembelajaran , Pengayaan dan Remedial

1. Teknik penilaian
a. Penilaian Sikap Spiritual: Observasi
b. Penilaian Sikap Sosial: 1) Observasi dan 2) Penilaian Antar Teman
c. Penilaian Pengetahuan: Penugasan
d. Penilaian Keterampilan: Tes Penampilan (Praktik)
2. Instrumen penilaian dan pedoman penskoran (terlampir)
a. Lembar Observasi Sikap Spiritual: Bersyukur (lampiran 1)
b. Lembar Observasi Sikap Sosial (lampiran 2a)
c. Lembar Penilaian Antar Teman Sikap Sosial (lampiran 2b)
d. Lembar Penilaian Produk (lampiran 3)
e. Lembar Penilaian Penampilan Memainkan Alat Musik (lampiran 4a; 4b)

G. Media/ Alat, Bahan, dan Sumber Belajar
1) Media/Alat:
a) Alat musik tradisional idiophone, aerophone,chordophone dan membranophone.
b) Audio, visual, audio visual, chart.
2) Bahan: -

3) Sumber Belajar:
a. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2014. Buku Guru Seni Budaya untuk SMP/Mts Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Halaman: 62-69).
b. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2014. Buku Siswa Seni Budaya untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Halaman: 56-71).
c. Video tentang teknik bermain alat musik tradisional idiophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok
d. Video tentang teknik bermain alat musik tradisional aerophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok
e. Video tentang teknik bermain alat musik tradisional chordophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok
f. Video tentang teknik bermain alat musik tradisional membranophone dengan teknik dasar yang baik dan benar secara kelompok
g. Teks lagu tradisional Indonesia.
h. Pengetahuan alat-alat musik, Pono Banu


313 Contoh Judul PTK untuk Guru

01.01 Add Comment
Pada postingan kali ini saya coba tampilkan 313 contoh judul-judul PTK yang sering dipakai, semoga bisa memberikan inspirasi bagi Bapak/Ibu Guru yang ingin melaksanakan PTK sebagai syarat Kenaikan Pangkat. Dengan memodifikasi judul PTK yang ada harapannya tercipta judul PTK yang baru, sehingga dapat bermanfaat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah Bapak/Ibu Guru. Berikut ini adalah 313 Contoh Judul PTK untuk Guru :


  1. Upaya meningkatkan Pencapaian Kompetensi Dasar Pelajaran PAI Melalui Program Pembiasaan Siswa Kelas IV VII SMP .....
  2. Pembelajaran Sains Berbasis Proyek (Project Based Learning ) Untuk Menngkatkan Academic Skill Siswa SMP ….
  3. Peningkatan Image Anak tentang Tempat-Tempat Jauh (Hubungannya dengan Kehidupan Manusia dan Lingkungan ) Melalui Media Gambar dan Group Discussion di SDN….
  4. Meningkatkan Penguasaan Bahasa Kosa Kata Bahasa Inggris Melalui Permaianan (Studi di SMP …. )
  5. Pembelajaran Di Luar Kelas dengan Pendekatan Pemecahan Masalah Bersama untuk Meningkatkan Mtivasi Belajar dan Pemahaman Konsep Lingkungan Siswa Kelas VII SMP….
  6. Model Penemuan dan dan Pemecahan Masalah dengan Pendekatan Realistik pada Pembelajaran Matematika di SMP….
  7. Aplikasi Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Asessement Autentik Untuk Meningkatkan Pembelajaran Pkn Kelas VIII SMP….
  8. Pembelajaran Konstektual dengan Metode Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir,Hasil dan Motivasi Belajar IPA pada Siswa Kelas VIII SMP ….
  9. Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Strategi Kooperatif Model STAD pada Mata Pelajaran Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII SMP….
  10. Implementasi Konseling Perkembangan dalam Model Pembiasaan Perilaku Belajar Siswa SD….
  11. Pembelajaran Matematika Berbantuan Alat Peraga Untuk Menciptakan Pembelajaran yang Menyenangkan Bagi Siswa Kelas 3 SD….
  12. Peningkatan Efektifitas Pembelajaran Anak Autis Melalui Implementasi Pendekatan Indivudualized Education Program( IEP) di SDN ….
  13. Penerapan Perangkat Pembelajaran Inovatif dalam Rangka Peningkatan Penguasaan Ketrampilan Proses Sains pada Siswa Kelas IV SDN ….
  14. Perbaikan Teknik Menyanyikan Nada-Nada Melodi Melalui Teknologi MIDI di SDN ….
  15. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Gejala-Gejala Alam dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Mock Up di Sekolah Dasar….
  16. Optimalisasi Penggunaan Asessement autentik untuk Meningkatkan Kerja Ilmiah Siswa pada Pembelajaran Sains di SDN….
  17. Pembelajaran Lingkungan sebagai Sumber Belajar dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Indonesia Siswa Kelas 4 SD….
  18. UpayaPeningkatan Kemampuan dan Hasil Belajar Siswa SD dalam Pembelajaran IPS dengan Media Gambar
  19. Upaya Peningkatan Kemampuan dan Motivasi Belajar Siswa SDn,, dengan Pemberian Hadiah–
  20. Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Melalui Pemberian Bimbingan Belajar
  21. Peningkatan Kedisplinan Siswa Melalui Keteladanan Guru SD
  22. Upaya Meningkatkan Pembelajaran Fisika Pada Sekolah SLTP Melalui Optimalisasi Kegiatan
  23. Laboratorium Berbasis Cooperative Learning Sebagai Implementasi KBK
  24. Peranan Bertanya Siswa SD Dalam Meningkatkan Proses Belajar Mengajar Matematika
  25. Peranan Penggunaan Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VI SD
  26. Peningkatan Kedisiplinan Siswa SD…Upaya. Upaya Menumbuhkan Bakat Dan Kreativitas Siswa kelas IV SD Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Metode Discovery Learning
  27. Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Metode Laboratory
  28. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Di SD Melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat
  29. Peningkatan Pembelajaran Matematika Di SD Melalui Penggunaan Alat Peraga Secara Efektif
  30. Upaya Mengoptimalkan Bimbingan Konseling di SD Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Anak
  31. Upaya Peningkatan Kedisiplinan Siswa Melalui Penerapan Hukuman yang MendidikU
  32. Upaya Meminimalkan Miskonsepsi Konsep-Konsep IPA melalui Pembelajaran Konstruktivis Siswa SDN…
  33. Upaya Meningkatkan Prestasi Pembelajaran IPA dengan Pendekatan Ketrampilan Proses Siswa SDN….
  34. 33Peranan Alat Peraga Terhadap Peningkatan Minat Belajar Matematika
  35. Upaya Peningkatan Kemampuan Bahasa Lisan (Berbicara) Melalui Metode Sosiodrama
  36. Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Melalui Pengintegrasian Permainan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
  37. Peranan Penggunaan Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VI
  38. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Murid Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Ditinjau
  39. Upaya Meningkatkan Pembelajaran Fisika di SD Melalui Optimalisasi Kegiatan Laboratorium sebagai Implementasi KBK
  40. Upaya Mengoptimalkan Bimbingan Konseling di SD Mengatasi Kesulitan Belajar Anak
  41. Peranan Bertanya Siswa SD Dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran Matematika
  42. .Peranan Penggunaan Metode Tanya Jawab Terhadap Pembelajaran IPS Siswa SDN,…
  43. .Upaya Mengaktifan Siswa dalam Pembelajaran Matematika di SDN…dengan Metode Kooperatif Learning
  44. .Peningkatan Motivasi Belajar Matematika di Siswa Kelas V SDN… dengan Strategi Pakem
  45. Upaya Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar IPS Melalui Metode Ceramah Bervariasi Siswa Kelas V SDN….
  46. Peningkatan Pembelajaran Matematika di SD …Melalui Penggunaan Alat Peraga Secara Efektif.
  47. Meningkatkan Motivasi Pembelajaran IPA melalui Pendekatan Eksplorator Discovery.
  48. Peranan Media Dalam Meningkatkan Ketrampilan Membaca di Kelas Rendah
  49. Upaya Menumbuhkan Bakat dan Kreatifitas Siswa Kelas IV SDN….Melalui Metode Discovery Learning.
  50. Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika dengan MenggunakanMetode Laboratory
  51. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA di SD… Melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat
  52. Upaya Menumbuhkan Bakat Dan Kreativitas Siswa kelas IV SD Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Metode Discovery Learning
  53. Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Metode Laboratory
  54. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Di SD Melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat
  55. Peningkatan Pembelajaran Matematika Di SD Melalui Penggunaan Alat Peraga Secara Efektif
  56. Upaya Mengoptimalkan Bimbingan Konseling di SD Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Anak
  57. Upaya dengan Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Bahasa Indonesia di SD dengan Mengefektifkan Penggunaan Media Gambar
  58. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching
  59. Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran IPA di SDN… Melalui Pendekatan Inkuiri
  60. Upaya Meningkatkan Kreativitas Siswa SDN…Dalam Pembelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajran Konsruktivisme
  61. Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa SDN… dalam Pembelajaran IPA dengan Metode Demonstrasi
  62. Upaya Mengoptimalkan Bimbingan Konseling di SDN …untuk Mengatasi Kesulitan Belajar
  63. Upaya Mengoptimalkan Alat Peraga di SDN… dengan Menggunakan Alat Peraga
  64. Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Lisan ( Berbicara ) Melalui Metode Sosiodrama
  65. Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Melalui Pengintegrasian Permainan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
  66. Peningkatan Minat Belajar Siswa di SDN… dengan Memanfaatkan Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar
  67. Upaya Peningkatan Prestasi Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Pendekatan Mastery Learning
  68. Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar di SDN…melalui Pemberian Bimbingan Belajar
  69. Upaya Meningkatkan Ketrampilan Siswa melalui Optimalisasi Perpaduan Hands-On dan Minds-On Menggunakan KIT IPA di SDN….
  70. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar IPA dengan Pendekatan (STM) Sains Teknologi Masyarakat di SDN….
  71. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SDN,,, dengan Memberikan Hadiah
  72. Upaya Meningkatkan Pembelajaran IPA di SDN,,.. dengan Alat Peraga dan Metode Inkuiri
  73. Upaya Peningkatan Pembelajaran Matematika Siswa Kelas V SDN …Melalui Metode Inkuiri
  74. Upaya Peningkatan Prest asi Olah Raga Siswa SDN… Melalui Motivasi Guru
  75. Upaya Peningkatan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN…dengan Pendekatan Terpadu
  76. Upaya Peningkatan Minat Belajar PKn Siswa Kelas IV SDN… dengan KBK
  77. Upaya Peningkatan Efektifitas Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SDN… Melalui Pendekatan Ketrampilan Proses
  78. Upaya Peningkatan Pembelajaran IPS Siswa SDN… dengan Menggunakan Media Gambar
  79. Upaya Peningkatan Menulis Karangan Bahasa Indonesia Kelas IV SDN… dengan Menggunakan Media Gambar
  80. Peningkatan Kemampuan Berbahasa Siswa SD Kelas II dengan Menggunakan Pembelajaran Bahasa Terpadu
  81. Upaya Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas V SDN… melalui Metode Diskusi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
  82. Upaya Peningkatan Motivasi Belajar IPA Siswa SDN…dengan Metode Quontum Teaching
  83. Upaya Peningkatan Daya Kreativitas Siswa SDN…Melalui Metode Pemberian Tugas
  84. Upaya Peningkatan Ketrampilan Menulis Lanjut Siswa SDN…Melalui Media Gambar
  85. Upaya Menumbuhkan Kegemaran dan Aktivitas Siswa SDN…dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra melalui Metode Quantum
  86. Upaya Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Bimbingan Karir di SDN…
  87. Upaya Meningkatkan Penerapan konsep Pembelajaran Pkn Melalui Model Pembelajaran BerbasisPortopolio dengan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat
  88. 88. Upaya Menumbuhkan Bakat Dan Kreativitas Siswa kelas IV SD Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Metode Discovery Learning
  89. .Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Metode Laboratorium
  90. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Di SD Melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyaraka
  91. .Peningkatan Pembelajaran Matematika Di SD Melalui Penggunaan Alat Peraga Secara Efektif
  92. Upaya Mengoptimalkan Bimbingan Konseling di SD Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Anak
  93. Upaya Peningkatan Pemahaman Matematika Siswa SDN… Melalui Cara Repetitif Atau Pengulangan
  94. Upaya Peningkatan Ketrampilan Menulis Siswa Kelas V SDN … melalui Pembelajaran Holistik
  95. Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengarang Siswa SDN …dengan Media Gambar Berseri
  96. Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA di Sd Dengan Pendekatan Ketrampilan Proses
  97. Peningkatan Kedisplinan Siswa Melalui Keteladanan Guru SD
  98. Upaya Meningkatkan Pembelajaran Fisika Pada Sekolah SLTP Melalui Optimalisasi Kegiatan
  99. Laboratorium Berbasis Cooperative Learning Sebagai Implementasi KBK
  100. Peranan Bertanya Siswa SD Dalam Meningkatkan Proses Belajar Mengajar Matematika
  101. Peranan Penggunaan Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VI SD
  102. Melalui Pembelajaran Kooperatif Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV SD
  103. Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Melalui Pemberian Bimbingan Belajar
  104. Upaya Menumbuhkan Bakat Dan Kreativitas Siswa kelas IV SD Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Metode Discovery Learning
  105. Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Metode Laboratory
  106. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Di SD Melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat
  107. .Peningkatan Pembelajaran Matematika Di SD Melalui Penggunaan Alat Peraga Secara Efektif
  108. Upaya Mengoptimalkan Bimbingan Konseling di SD Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Anak
  109. Peranan Alat Peraga Terhadap Peningkatan Minat Belajar Matematika
  110. Melalui Perpustakaan Dapat Meningkatkan Belajar Bagi Siswa Di Kelas IV
  111. Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Melalui Keteladanan Guru SD
  112. .Upaya Meningkatkan Prestasi Mata Pelajaran Matematika Melalui Penerapan Pendekatan Mastery Learning
  113. Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Melalui Pemberian Bimbingan Belajar Di SD
  114. Efektivitas Penggunaan Media Gambar Seri Guna Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD
  115. Meningkatkan Ketrampilan Siswa Melalui Optimalisasi Perpaduan Hands-On Dan Minds-On Menggunakan Kit IPA Dalam Pembelajaran IPA di SD
  116. Upaya Mengatasi Masalah Belajar Siswa Kelas III Melalui Bimbingan Belajar di SD
  117. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Ipa Dengan Pendekatan (STM) Sains Teknologi Masyaraka
  118. Peranan Hadiah Sebagai Perangsang Timbulnya Kompetisi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD
  119. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Murid Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Ditinjau
  120. Dari Penggunaan Media Dan Kondisi Kelas Pada Sekolah Dasar
  121. Peranan Metode Inkuiri Dan Alat Peraga Tiga Dimensi Dalam Peningkatan Prestasi Pembelajaran Ipa Di Kelas IV SD
  122. Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Di Kelas IV SD Dengan Model Pembelajaran Kostruktivisme
  123. Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika Pada Anak Kelas V SD Melalui Metode Inkuiri
  124. Peranan Penggunaan Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VI
  125. Peranan Motivasi Guru Dalam Penggunaan Alat Olahraga Untuk Meningkatkan Prestasi Siswa
  126. Peranan Penggunaan Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VI
  127. Pengaruh Perilaku Anak Yang Menyimpang Terhadap Keberhasilan Proses Pembelajaran Di SD
  128. Efektivitas Pembelajaran Bahasa Dengan Pendekatan Komunikatif
  129. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Dengan Pendekatan Terpadu Siswa Kelas II
  130. Peranan Kewibawaan Guru Dalam Meningkatkan Kedisplinan Kelas
  131. Upaya Meningkatkan Minat Belajar Ppkn Dengan Kbk Pada Siswa Kelas IV SD
  132. Upaya Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Bahasa Inggris Sebagai Pelajaran Muatan Lokal
  133. Melalui Perpustakaan Dapat Meningkatkan Belajar Bagi Siswa Di Kelas IV
  134. Peranan Alat Peraga Terhadap Peningkatan Minat Belajar Matematika
  135. Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Melalui Penggunaan MediaPengajaran (Alat Peraga)
  136. Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika Pada Anak Kelas V SD Melalui Metode Inkuiri
  137. Upaya Peningkatan Kreativitas Siswa Kelas IV SD Dalam Pembelajaran IPA Dengan Metode Diskoveri-Inkuiri
  138. Upaya Keaktifan Siswa Belajar IPA Kelas IV SD Melalui Pendekatan Ketrampilan Proses
  139. Meningkatkan Gairah Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS Dengan Menggunakan Media Gambar
  140. Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD melalui Penggunaan Media Gambar Seri
  141. Pembelajaran Bahasa Terpadau Dapat Meningkatkan Kemampuan Berbsa Siswa SD Di Kelas 2
  142. Upaya Meningkatkan Motivasi Kemampuan Berbicara Siswa Melalui Metode Diskusi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V
  143. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Ipa Melalui Metode Quantum Teaching
  144. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Pemberian Penguatan
  145. Upaya Meningkatkan Daya Kreativitas Pada Anak Sd Melalui Metode Pemberian Tugas
  146. Upaya Meningkatkan Ketrampilan Menulis Lanjut Melalui Media Gambar
  147. Upaya Menimbulkan Keantusiasan Siswa Dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra Indonesia Di SD Melalui Metode Quantum
  148. Upaya Meningkatkan Penerapan Konsep Pelajaran PPKn Melalui Model Pembelajaran Berbasis Portofolio Dengan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat
  149. Upaya Menimbulkan Keantusiasan Siswa Dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra Indonesia Di SD Melalui Metode Quantum
  150. Upaya Mengatasi Kenakalan Anak Yang Mencari Perhatian Di Kelas II SD Dengan Bimbingan Moral
  151. Upaya Meningkatkan Minat Siswa Belajar Ekonomi Melalui Metode Pemberian Tugas Terstruktur Prapembelajaran
  152. Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Ipa Dengan Pendekatan Ketrampilan Proses Di SD
  153. Upaya Meningkatkan Minat Siswa Terhadap Pelajaran Matematika Melalui Pendekatan Cooperative Learning
  154. Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengungkapkan Pendapat Dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Metode Diskusi Pada Siswa Kelas IV SD
  155. Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Ipa Melalui Pendekatan Ketrampilan Proses
  156. Upaya Meningkatkan Ketrampilan Berbahasa Lisan Siswa Kelas V SD Menggunakan Metode Diskusi
  157. Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Melalui Cara Repetitif Atau Pengulangan Dalam Pelajaran Matematika
  158. Melalui Alat Peraga Gambar Untuk Meningkatkan Minat Belajar Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD
  159. Upaya Meningkatkan Belajar Mengajar Yang Efektif Dalam Pembelajaran IPA Di Kelas VI Dengan Sistem Cara Belajar Siswa Aktif
  160. Upaya Meningkatkan Ketrampilan Menulis Siswa Di Kelas V SD Melalui Pembelajaran Holistik
  161. Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Pemberian Penguatan
  162. Upaya Guru Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengarang Dengan Media Gambar seri
  163. Pengembangan Model Keterampilan Proses Berbasis Kompetensi untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Produk Pembelajaran Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar
  164. Peningkatan Penguasaan EYD Karangan Narasi dengan Teknik Koreksi Teman Sebaya Siswa Kelas VI SD …
  165. Upaya Meningkatkan Pencapaian Kompetensi Dasar Pelajaran PKPS melalui Program Pembiasaan Siswa Kelas IV SD Negeri ….Tahun Pelajaran 2006/2007
  166. Peningkatan Kemampuan Mengapresiasi Unsur Instrinsik Dongeng Melalui Teknik Bercerita Siswa Kelas 5 SD Negeri ….
  167. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA/Sains Siswa Kelas IV dengan Pendekatan Kontekstual pada Sekolah Dasar Negeri ….
  168. Meningkatkan Kemampuan Siswa Kelas VI SD … dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berbentuk Cerita Melalui Pendekatan Matematika Realistik
  169. Upaya Pengembangan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Raklin dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Negeri ….
  170. Pembelajaran Sain Berbasis Proyek (Project Based Learning) untuk Meningkatkan Academic Skill Siswa MI ….
  171. Peningkatan Image Anak tentang Tempat-Tempat Jauh (Hubungannya dengan Kehidupan Manusia dan Lingkungan) melalui Media Gambar dan Group Discussion di SDN …
  172. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Realistik untuk Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN ….
  173. Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Tanggungjawab Siswa dalam Proses Pembelajaran PKn Melalui Penggunaan Metode Cooperative Learning Model Jigsaw di SMP N….
  174. Pembelajaran di Luar Kelas dengan Pendekatan Pemecahan Masalah Bersama untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Pemahaman Konsep Lingkungan Siswa Kelas III SD….
  175. Model Penemuan dan Pemecahan Masalah dengan Pendekatan Realistik pada Pembelajaran Matematika di SD…. Tahun Pelajaran 2005/2006
  176. Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA Menggunakan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) pada Siswa Kelas 5 SD Negeri …
  177. Penerapan Metode Permainan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Negeri …
  178. Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika dengan Menerapkan Pendekatan Realistik Matematik di SDN ….
  179. Efektivitas Pendekatan Cooperative Learning dalam Meningkatkan Hasil IPA di SDN …
  180. Pembelajaran Bangun Ruang Secara Konstruktivis dengan Menggunakan Alat Peraga di Kelas V SD Negeri ….
  181. Aplikasi Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Asesmen Autentik untuk Meningkatkan Pembelajaran PSKn Kelas IV di SD…..
  182. Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris melalui Pendekatan Proses Membaca dalam Membaca Cerita di Kelas 3 SD Negeri ….
  183. Pembelajaran Kontekstual dengan Metode Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir, Hasil dan Motivasi Belajar IPA pada Siswa Kelas V ….
  184. Penggunaan Media Cerita Bergambar Berbasis Pendekatan Komunikasi Total untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Tunarungu Kelas Rendah di SLB Bagian
  185. Penerapan Pembelajaran Berdasarkan Masalah dengan Strategi Kooperatif Model STAD pada Mata Pelajaran Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V MI ….
  186. mplementasi Konseling Perkembangan dalam Pembelajaran sebagai Model Pembiasaan Perilaku Belajar Siswa SD Negeri …
  187. Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi FPB dan KPK dengan Mendayagunakan Alat Peraga dan Serangkaian Pertanyaan Kognitif di SD …
  188. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Apresiasi Sastra pada Mata Pelajaran Bahasa Daerah di Kelas 7 SMPN ….
  189. Pembelajaran Konstruktivisme dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum
  190. Peningkatan Efektifitas Pembelajaran Anak Autis melalui Implementasi Pendekatan Individualized Education Program (IEP) di SDN Inklusif ….
  191. Peningkatan Hasil Belajar Pengetahuan Sosial melalui Pembelajaran Kontekstual Model Berkemah dan Media Pembelajaran Lingkungan di SD
  192. Penerapan Perangkat Pembelajaran Inovatif dalam rangka Peningkatan Penguasaan Keterampilan Proses Sains pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar…
  193. Penggunaan Buku Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Cerita Siswa Kelas II SDN ….
  194. Upaya Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa SD Kelas V dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan Pendekatan Cooperative Learning
  195. Perbaikan Teknik Menyanyikan Nada-nada Melodi melalui Teknologi MIDI di SD Negeri
  196. Pengembangan Strategi Pembelajaran Menulis dengan Model Menulis Proses dan Penilaian Portofolio di Sekolah Dasar ….
  197. Peningkatan Prestasi Belajar Membaca Menulis Permulaan Anak Berkesulitan Belajar Melalui Strategi Pembelajaran Kooperatif dengan Metode VAKT
  198. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Gejala-Gejala Alam dengan Menggunakan Media Pembelajaran Mock Up di Sekolah Dasar Negeri ….
  199. Optimalisasi Penggunaan Asesmen Otentik untuk Meningkatkan Kerja Ilmiah Siswa pada Pembelajaran Sains di SDN ….
  200. Dramatisasi Cerita Bergambar untuk Mengembangkan Kompetensi Dasar Berekspresi Sastra di Sekolah Dasar
  201. Pemberdayaan Lingkungan sebagai Sumber Belajar dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Indonesia Siswa Kelas 4SD
  202. Peningkatan Partisipasi Siswa dengan Model Inkuiri Berbasis CTL (Contextual Teaching
  203. Penerapan Teori Bruner untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SD terhadap Konsep Keliling dan Luas Daerah Bangun Datar
  204. Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan melalui Penerapan Strategi Inkuiri pada Siswa Kelas III SD Negeri semester 2 Tahun Pelajaran 2007/2008
  205. Penerapan Metode Investigasi Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Pada Siswa Kelas III SD Negeri …. Semester Genap Tahun Pelajaran 2006/2007
  206. Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Melalui Penerapan Penilaian Otentik Dengan Strategi FIKIR Pada Kelas III SD Negeri ….
  207. Efektivitas Penggunaan Metode Role Playing Pada Pembelajaran IPA pada siswa kelas III SD Negeri ….
  208. Mengatasi Emosional Sensitif Siswa Melalui Pembimbingan Secara Intesif pada Siswa Kelas III SD Negeri ….
  209. Peningkatan Prestasi Belajar matematika pada Materi Perkalian dan Pembagian melalui Metode Snowball Trowing siswa kelas IIISD
  210. Efektifitas Pendekatan Pemecahan Masalah melalui Tugas Terstruktur terhadap Prestasi Belajar Matematika di Kelas III SD Negeri
  211. Efektifitas Strategi Pembelajaran Kooperatif Model Make-a match atau mencari pasangan dalam Meningkatkan prestasi belajar pendidikan Kewarganegaraan pada siswa kelas SD Negeri ….
  212. Pengaruh Kemampuan Micara dengan Kemampuan Nulis Lapuran pada Siswa Kelas V SD Negeri….
  213. Meningkatkan Kemampuan Nulis Karangan Argumentasi melalui Media Gambar Seri pada Siswa Kelas V SD Negeri ….
  214. Meningkatkan Prestasi Belajar Nulis Layang Kiriman melalui Teknik Modeling pada Siswa Kelas V SD Negeri ….
  215. Efektifitas Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Model Stad Dalam Meningkatkan Kemampuan Micara Pada Siswa Kelas V Sd Negeri….
  216. Upaya Meningkatkan Minat Belajar Dan Kemampuan Memahami Teks “Wacan Crita Wayang” Melalui Media Gambar Wayang Pada Siswa Kelas V Sd Negeri…
  217. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Konsep Penjumlahan dengan Media Roda Angka pada Siswa Tuna Rungu di SLB Negeri …
  218. Meningkatkan Kosa Kata Bahasa Indonesia Bagi Anak Tuna Rungu Melalui Permainan Kartu Identifikasi
  219. Mengatasi Kelangkaan Buku Brail dengan Teknik Audio Compress Melalui Media HP/MP4 Player
  220. Upaya Pembentukan Kelompok Bunyi Bahasa ?NG/VK/G/ Melalui Rangsangan Air dan Madu Bagi Siswa Kelas D1/B SLB
  221. Rancang Bangun Alat Peraga Pembelajaran Timbangan Angka untuk Menanamkan Konsep Matematika Penjumlahan Bagi Anak Tuna Grahita
  222. Meningkatkan Kemampuan Dasar Anak Kanak-Kanak Tuna Netra dengan Kotak Cerita di SLB A Pembina …
  223. Kalender Kegiatan Sebagai Alat Bantu Mengembangkan Kemampuan Dasar,Disiplin dan Mengorganisasikan Pembagian Waktu bagi Anak TK Tuna Netra di SLB A …
  224. Pembelajaran Penjumlahan,Pengurangan,Perkalian,Pembagian,Menggunakan Sedotan (Drinking Straws) dan Kantong Operasi Hitung pada Kelas 2 SD dengan Pendekatan Pakempros
  225. Kembang Kamboja Untuk Pembelajaran Grafik
  226. Penggunaan Bilah Bambu dan Prisma Berbunyi Efektif Untuk Menanamkan Konsep Faktor Persekutuan Terbesar
  227. Inovasi Pembelajaran Tematik Berbasis Multiple Intellegensia Kelas 1 SD
  228. Pendekatan CTL Dengan Model Linked Courses Plus dalam Meningkatkan Pencapaian Kompetensi dan Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 SD
  229. Pendekatan Metode Pembelajaran Bermain,Menarik dan Menyenangkan Sebagai Upaya Meningkatkan Ketrampilan Gerak Dasar Siswa Kelas 3 SD …
  230. Menumbuhkan Sikap Demokratis Siswa Kelas V SD Negeri ,… Melalui Permainan Simulasi dengan Media Papan Kartu dan Kartu Beberan
  231. Tiang Serba Guna Sebagai Penunjang Proses Belajar Mengajar (PBM) Pendidikan Jasmani dan Olahraga di SD
  232. Permainan “Katak Loncat” Sebagai Sarana Efektif Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD
  233. Penggunaan Media Dus Warna Untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Matematika Penjumlahan Bilangan Bulat Positif dengan Negatif dan Sebaliknya (Action Reseach) di Kelas V SDN ….
  234. Efektivitas Model Pe,belajaran Lingkungan pada Pembelajaran IPA di Kelas IV SD…
  235. Proses Penentuan Arah Kiblat Oleh Siswa SDN ….
  236. Pembelajaran IPS Melalui Permainan dan Display
  237. Integrated-Lesson dalam Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Menggunakan Teatrical Aproach
  238. Pembelajaran Berbasis Proyek Upaya Inovatif Untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Terpadu Pada Siswa di SD
  239. Upaya Peningkatan Kemampuan Peserta Didik Dalam Membaca dan Menulis Permulaan dengan Pendekatan Tematik Menggunakan Alat Peraga Kolam Ilmu
  240. Peningkatan Hasil Belajar Terhadap Sifat-Sifat Zat Cair dengan Menggunakan Metode Sulap Melalui Kegiatan Science Fair
  241. Penerapan Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Teknologi Bagi Siswa Kelas III SDN ….
  242. Simbol Auto Sugesti Menggunakan “HERBARIUM”
  243. Implementasi Pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning ) Dalam Pengenalan Huruf Hijaiyah Melalui Game Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas II SDN….
  244. Peningkatan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran
  245. Peningkatan Kemampuan dalam Bernyanyi Melalui Pola Latihan Mulut Kita Adalah Musik di Kelas VI SDN …
  246. Pendekatan Permainan Membaca Melalui Model Pembelajaran Bermain di Lingkungan (Inside-Outside-Circle ) Sebagai Alat Alternatif Untuk Pengembangan Kemampuan Berbahasa Pada Anak Usia Dini di Taman Kanak- Kanak (Tahap Awal Membaca Permulaan )
  247. Pengembangan Teknik Bercerita Melalui Pemanfaatan Media Magnet di Taman Kanak-Kanak
  248. Modifikasi Metode Gleen Doman untuk Pelajaran Membaca di Taman Kanak – Kanak
  249. Permainan Tanggap Huruf Upaya Meletakkan Konsep Dasar Membaca di Taman Kanak-Kanak
  250. Penerapan Teori Multiple Intellegence dalam Mengenal Konsep Ukuran Besar Kecil pada Siswa Pra Sekolah
  251. Kontribusi Kegiatan “ Aku Petugas Bank Mungil” dalam Upaya Menumbuhkan Minat Menabung Anak Sejak Dini di TK
  252. Pembentukan Perilaku Anak Melalui Pembiasaan Berbicara dengan Suara yang Ramah dan Teratur (Tidak Teriak) dengan Cerita di TK
  253. Upaya Membantu Anak yang Mengalami Kesulitan Membuat Bentuk Huruf,Bentuk Baris dan Bangun Geometri Melalui Media Dengan Indra Sentuhan pada Punggung Anak pada Anak Kelompok B2
  254. Bermain Pasar – Pasaran Metode Atraktif dan Efektif Untuk Mengenalkan Ukuran yang Menyenangkan di Taman Kanak- Kanak
  255. Integrasi Outdor Learning dan Indoor Learning dalam Meningkatkan Kemandirian di TK
  256. Peningkatan Ketrampilan Berbicara Bahasa Inggris Melalui Pendekatan Proses Membaca dalam Membaca Cerita di Kelas 3 SD …
  257. Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Teknik Tell Me What You See I Pada Sisswa Kelas V SD Negeri…
  258. Meningkatkan Kemampuan Siswa Kelas VI SD Negeri ….Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berbentuk cerita Melalui Pendekatan Matematika Realistik
  259. Penerapan Metode Permainan Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajran Matematika Pada Siswa Kelas II SD Negeri …
  260. Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika dengan Menerapkan Pendekatan Realistik Matematika di SD …
  261. Pembelajaran Bangun Ruang Secara Kontruktivis dengan Menggunakan Alat Peraga di Kelas V SD Negeri…
  262. Peningkatan Penguasaan EYD Karangan Narasi dengan Teknik Koreksi Teman Sebaya Siswa Kelas VI SD …
  263. Pembelajaran Kontruktivisme dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III Madrasah ….
  264. Penggunaan Buku Bergambar Untuk Meningkatkan Ketrampilan Membaca Cerita Siswa Kelas II SDN …
  265. Upaya Peningkatan Ketrampilan Berbicara Siswa SD Kelas V dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan Pendekatan Cooperatif Learning
  266. Peningkatan Pembelajaran Menulis Dengan Pendekatan Proses dan Media Gambar di Kelas II SDN…
  267. Pengembangan Strategi Pembelajaran Menulis dengan Model Menulis Proses dan Penilaian Portofolio di Sekolah Dasar …
  268. Peningkatan Prestasi Belajar MembacaMenulis Permulaan Anak berkesulitan Belajar Melalui Strategi Pembelajaran Kooperatif dengan Metode VAKT di SD
  269. Dramatisasi Cerita Bergambar untuk Mengembangkan Kompetensi Dasar Berekspresi Sastra di Sekolah Dasar
  270. Peningkatan Kemampuan Mengapresiasi Unsur Instrinsik dengan Melalui Teknik Bercerita Siswa Kelas V SDN 4 ….  
  271. Implementasi Strateg 5 E dengan Bahan Ajar Bermuatan Perubahan Konseptual sebagai Upaya Mengubah Miskonsepsi ,dan Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMPN…. 
  272. Pemberdayaan Prior Experience dalam Pembelajaran Modul Praktikum dengan Model Rxperential Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Sains Siswa SMPN….
  273. Peningkatan Daya Berpikir Kritis Siswa Terhadap Kondisi Lingkungan melalui Penggunaan Peta Konsep Pada Pembelajaran di Kelas VII SMP….
  274. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pokok Bahasan Sistem Gerak Melalui Penerapan Strategi Concept Mapping Pada Kelas VIII SMPN….
  275. Penerapan Kegiatan Hands on Activy dan Modifed Discovery Inkuiri pada Mata Pelajaran Biologi untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP….
  276. Meningkatkan Pemahaman Siswa SMPN ….Tentang Kesebangunan dengan Penemuan Terbimbing (Guide Discovery )
  277. Mengatasi Miskonsepsi Siswa Kelas IX SMPN…Pada Materi Ajar Listrik Dinamis dengan Menerapkan Teknik Pemodelan dalam Setting Pembelajaran Generatif
  278. Peningkatan Peran Aktif dan Motivasi Belajar Siswa SMP… melalui Pendekatan Ketrampilan Proses dengan Metode Discovery 
  279. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri dalam Rangka Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa dan Ketrampilan Siswa dalam Penemuan Konsep secara Mandiri di SMPN….
  280. Penerapan Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMP….
  281. Peningkatan Ketrampilan Berbahasa Membaca Siswa Kelas VII B SMPN…Melalui Model Pembelajaran PBL Teknik Bercerita
  282. Peningkatan Kemampuan Membawakan Acara dalam Aktivitas Pembelajaran Berbicara dengan Pendekatan Study Siswa Kelas VIII SMPN…
  283. Penguasaan Materi Bentang Alam dan Bentang Budaya Melalui Optimalisasi Media Peta pada Pembelajaran Geografi di SMPN….
  284. Penerapan Pembelajaran Fisika E Learning Circle Model Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Kelas VII SMPNPeningkatan Kemampuan Menggunakan Kata Konotatif dalam Paragraf dengan Strategi Aktif Siswa Kelas VII SMP…
  285. Peningkatan Kemampuan Siswa dalam Pemecahan Masalah Pribadi Melalui Pemahaman Diri Pada Siswa Kelas IX ….
  286. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar Segi Empat Melalui Penerapan Model Pembelajaran Partisipatif Siswa Kelas VII SMPN…
  287. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IX SMPN…dengan Menggunakan Media Peta
  288. Penggunaan Metode Bermain Peran Pada Pembelajaran Sejarah Islam Untuk Meningkatkan Penghayatan Terhadap Ajaran Agama Islam dalam Kehidupan Sehari – Hari Siswa Kelas VIII SMPN…
  289. Peningkatan Kemampuan Siswa Kelas IX SMPN…dalam Memahami bacaan Bahasa Inggris melalui Deducing Meaning From Context
  290. Peningkatan Kemampuan Mengembangkan Gagasan dalam Wacana Narasi dengan Strategi Menulis Terbimbing Siswa Kelas VII SMPN…
  291.  Pemanfaatan Media Televisi Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas IX B SMPN…
  292. Pembelajaran Apresiasi Cerpen Melalui Pendekatan Interaksi Dinamis Siswa Kelas VIII SMPN..
  293. Implementasi Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Tari Siswa Kelas VII D SMPN …
  294. Independensi Studi Melalui Metode Penugasan dan Diskusi Model Pembelajaran KOnstruktivis Siswa SMPN…
  295. Peningkatan Ketrampilan Membaca Siswa Kelas VII Siswa SMPN… Melalui Model Pembelajaran PBL Teknik Bercerita
  296. Peningkatan Kemampuan Siswa Menerapkan Konsep Matematika Melalui Pemberian Tugas Problem Posing Secara Berkelompok
  297. Cooperatif Integratde Reading and Compusition Sebuah Alternatif Meningkatkan Reading Skill Kelas VII E SMPN…
  298. Upaya Peningkatan Ketrampilan Menyimak Pidato dan Ceramah Siswa Dengan Menggunakan Teknik Kata Kunci
  299. Peningkatan Motivasi dan Keaktifan Siswa dalam Pelajaran Fisika dengan Pendekatan Science,Tecknologi and Society
  300. Pelibatan Siswa dalam Pembuatan Model Pencernaan Sebagai Strategi Peningkatan Aktivitas Belajar Biologi Siswa
  301. Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Reproduksi Siswa Kelas VIII SMPN…dengan Model Simulasi Bertingkat
  302. Model Role Playing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII SMPN…
  303. Peningkatan Apresiasi Cerpen Siswa Kelas VII SMPN…Melalui Analisis Unsur-Unsur Instrinsik
  304. Peningkatan Pemahaman Siswa Kelas IX SMPN…Terhadap Pembelajaran Kelangsungan Hidup Organisme Melalui Pendekatan Inkuiri Terpimpin
  305. Picture Series Sebagai Sarana Meningkatkan Kemampuan Writing Siswa Kelas IX
  306. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Pemberian Pekerjaan dengan Tingkat Kesulitan Berjenjang
  307. Upaya Peningkatan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Yang Berkaitan dengan Kehidupan Sehari-Hari Siswa Kelas IX SMPN…
  308. Peningkatan Motivasi Belajar Geografi Siswa Kelas VII SMP…Melalui Program ABC
  309. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas IX SMPN…Melalui Tugas Membuat Kesimpulan Dengan Kartu
  310. Peningkatan Pemahaman Konsep Hukum Bacaan Nun Mati dan Tanwin Melalui Penerapan Pembelajaran Kontekstual Siswa Kelas VII SMPN…
  311. Peningkatan Kemampuan Siswa dalam Belajar Sejarah dengan Media Bola Sejarah
  312. Upaya Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa SMPN… dengan Menggunakan Peta Kunci Wacana
  313. Upaya Meningkatkan Apresiasi Sastra Jawa Pengenalan Tokoh Wayang dengan Cara Permainan Dalang Sebagai Pancadan Siswa Kelas IX SMPN…

Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) SMP Tahun Pelajaran 2017/2018

21.32 Add Comment
UN SMP sudah tinggal menghitung hari, kita sebagai guru maupun siswa harus segera menyiapkan diri sebaik-baiknya. untuk Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0080/SDAR/BSNP/VIII/2017 tentang Kisi-Kisi USBN dan UN Tahun Pelajaran 2017/2018 silakan download di sini
Adapun Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) SMP Tahun Pelajaran 2017/2018 adalah sebagai berikut :

Untuk Download Kisi-Kisi UN (Ujian Nasional) SMP Tahun Pelajaran 2017/2018, Silakan Download di pada link berikut ini

Category

Agama (2) Bahan Ajar (1) Bahasa Indonesia (2) Bahasa Inggris (2) Bank Soal (9) Download (10) E-Rapot (2) IPS (3) Kisi-Kisi (10) Matematika (3) Pedoman (1) Penilaian (2) Permendikbud (1) PKn (2) POS (1) PTK (1) RPP (4) Seni Budaya (3) Soal (3) Ujian Nasional (4) UN (2) USBN (9)